17 Jan 2011

Keselamatan Bukan Sekedar Keberuntungan..

Setiap orang yang pernah naik sepeda motor, pasti pernah jatuh.
Memang belum ada kajian resmi atau ilmiah mengenai hal tersebut, karena ini cuma teori saya :)
Jadi beruntunglah jika anda belum pernah jatuh dari motor. Semoga jangan pernah terjadi.
Saya jadi ingat pengalaman pertama kali naik motor. Antara dag dig dug, bangga, dan juga malu. Bangga karena banyak teman-teman yang belum punya motor, malu kalau  ketahuan kalau motor saya kreditan. Hehehe..
Maklum, jaman dulu orang masih gengsi kalau masalah kredit motor.
Beda dengan jaman sekarang, dimana banyak obral diskon uang muka murah untuk motor kreditan dan banyaknya leasing motor dan mobil bermunculan bagaikan jamur kulit dimusim banjir :)


Seperti anak-anak muda lain yang pengin dicap pemberani dan macho, saya pun pernah ikut-ikutan trend mengendarai motor tanpa helm dan lampu. Melesat menembus gelapnya malam tanpa lampu bersama teman-teman. Sepanjang jalan kami ketawa-tawa, saling menyalip zig-zag, sambil menirukan suara ayam ketika berhasil menyalip teman.
Tapi petualangan seru itu harus berakhir tragis. Ban motor yang saya tunggangi menggilas batu sebesar kepalan tangan. Memang tidak besar, tapi karena dalam kecepatan tinggi, motor pun oleng dan jatuh.
Saya terpental sekitar dua meter, berguling-guling dan baru berhenti ketika tertahan sisi trotoar.
Alhasil, kepala mengalami gegar otak ringan  dan tujuh jahitan saya peroleh. Beruntung, saya hanya gegar otak ringan, bagaimana kalau kepala saya pecah? pasti nyawa pun bakal terbang sia-sia menembus gelapnya malam, menyisakan keluarga yang banjir air mata menangisi kematian mendadak yang penuh sia-sia dan kekonyolan itu.
Saya pun sadar, betapa keselamatan bisa diusahakan. Bukan sekedar untung-untungan atau mengadu keberuntungan belaka. Coba waktu itu saya memakai helm, paling tidak gegar otak bisa dihindari.
Seandainya juga saya memakai lampu, pasti saya bisa melihat batu sialan itu!
Memang, karena keberuntungan jua lah, penderitaan yang saya alami "cuma" segitu. Tapi kalau seandainya dulu saya mengetahui dan menerapkan aturan safety riding yang saat ini gencar disosialisasikan, pasti saya cuma lecet-lecet, jauh lebih beruntung jadinya :)
Pakailah helm SNI
Buat teman-teman semua yang belum pernah merasakan sakitnya jatuh dari motor, bersyukurlah, dan jagalah.
Contoh helm yang salah
Gunakan helm standar, jangan helm kupluk yang asal nempel, apalagi helm melon :) Kepala anda jauh lebih berharga dari sekedar kena denda pak polisi! Jadi jangan pernah memakai helm karena takut ditilang. Dan memakainya pun jangan asal-asalan, kancinglah tali helm pada tempatnya, sehingga helm tidak terlempar ketika anda jatuh.
Memang anggota tubuh lain mungkin lecet, tapi tidak akan fatal seperti halnya jika anda tidak memakai helm.
Lampu motor bukan hiasan belaka, dia adalah penerang gelap saat anda berkendara malam hari. Nyalakanlah. Jangan lupa juga, siang hari pun kita diwajibkan menyalakan lampu kendaraan kita. Bukan untuk penerang, tapi untuk meningkatkan kewaspadaan sesama pengguna jalan yang berpapasan dengan kita.
Dengan kita waspada dan berhati-hati, kecelakaan lalu-lintas bisa kita hindari.


Jadi, hal-hal yang harus pertama kali dilakukan sebelum pergi naik motor adalah:
1. Pakailah helm standar(SNI), kancingkan talinya, pastikan terkunci ditempatnya.
2. Pastikan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM tersimpan didompet atau tas anda.
3. Pastikan lampu utama, lampu sein, klakson, dan rem berfungsi dengan baik.
4. Bacalah doa. Doa menambah keberuntungan anda, sehingga terhindar dari bahaya yang fatal.

Jika kita disiplin menjalankan empat hal pokok tersebut sebelum kita mengendarai motor kita, insya Allah, kita bisa selamat sampai tujuan.
Untuk yang memakai mobil, tidak perlu memakai helm, kecuali anda ikut rally :)

Untuk anda yang memakai mobil, gantilah aturan nomor satu dengan memakai sabuk pengaman dan mengunci dengan erat ditempatnya..
Jangan lupa juga, kedisiplinan dijalan raya juga sangat penting. Jangan asal menyalip kendaraan lain, pastikan arah depan kosong. Jangan main selonong. Hindari mengerem mendadak pada jarak yang terlalu dekat, injak rem perlahan ketika didepan ada motor atau mobil, jangan menunggu jarak sudah dekat, baru rem habis-habisan!
Nyalakan lampu sein, lihat spion saat anda mau belok. Jangan ngebut, walaupun anda pikir jalanan sepi. Apalagi dijalan kecil, setiap saat bisa jadi ada anak kecil menyeberang tanpa melihat kanan-kiri. Wah..ngeri..
Jadi, untuk keselamatan anda berkendara, jangan mengandalkan keberuntungan belaka.
Keselamatan bisa kita usahakan.
Berusaha dan berdoa.
Berusaha segala cara agar kita selamat, dan berdoa agar Tuhan merestui usaha kita untuk selamat tersebut..
Happy safety riding..

2 komentar:

Muhammad Thohir said...

yups... betul banget, keselamatan itu membutuhkan perencanaan... krn takdir Tuhan mengikuti bgm jerih payah usaha hamba2Nya... jd, mmg bukan sekedar keberuntungan..oh iya, sy suka banget lihat helm semangkanya... ha ha ha ha... lucu banget... tp bkn setuju utk dipakai lho... kan td disebutkan helm yg salam... smoga sukses di kontes blognya yah...
ditunggu kunjungan & komentar baliknya ;-) di:
http://jimat.blogdetik.com/2011/01/10/esq-tips-for-safety-riding/

Solihudin said...

Tulisan yang segar...
salam dari sesama new blogger

http://solihudinsolih.blogspot.com/

Label's

Blog Archive

What's up doc?



Tebak Hari Lahir

When were you born?

Powered by Blogger.

Followers


 

Design by Blogger Buster | Distributed by Blogging Tips