15 Mar 2011

Paket Bom Untuk Ulil

 Sebuah paket berisi buku yang ditanam bom didalamnya, dikirim untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga ketua DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla. Paket itu dikirim ke Kantor Berita Radio (KBR) 68 H.
Berikut adalah isi surat dalam bungkusan tersebut:

Kepada: Ulil Absar Abdhala

Perihal: Permohonan memberikan kata pengantar buku dan interview

Lampiran: 1 (satu) bundel buku

Bersama dengan ini saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Drs. Sulaiman Azhar, Lc

Alamat: Jl Bahagia Gg Panser No 29 Ciomas Bogor Telp 0813 3222 0579

Pekerjaan: Penulis

Sedang dalam proses penyelesaian penulisan buku yang urgensinya sangat erat dengan peran aktif  bapak, dalam lembaga yang bapak pimpin. Penulis bermaksud mengajukan permohonan sudi kiranya memberikan kata pengantar dalam buku saya.

Judul buku: Mereka harus dibunuh karena dosa-dosa mereka terhadap Islam dan Kaum Muslimin

Tema: Deretan nama dan dosa-dosa tokoh Indonesia yang pantas dibunuh

Jumlah: 412 Halaman 

Setelah disiram, Kasat mencoba membuka cover buku tersebut dengan pisau. Tapi tanpa sadar dia mengangkat "trigger" bom tersebut, dan BUUMM!!
Bom berdaya ledak rendah atau low explosives bomb tersebut meledak dan menghancurkan tangan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan.
Bom kok disiram air yah? emang petasan? xixixi..
Tindakan bodoh, bom jaman sekarang bukan kayak dinamit yang harus disulut api baru meledak. Sekarang jaman listrik.
Kalau bomnya pake arus listrik buat pemicunya, disiram malah bikin meledak karena korsleting ;)
Bom kecil dalam buku itu bertujuan melukai tangan dan wajah Ulil ketika dia membuka lembar demi lembar buku tersebut, sampai bagian detonator pemicu bom yang mirip baterai HP Nokia tersentuh dan bergeser. Tapi sayangnya, bukan target yang membuka buku tersebut..
Kenapa para Gegana yang biasanya sigap mengamankan ancaman bom di Mall-Mall datang sangat terlambat? Mungkin mereka tidak mengira kalau paket tersebut benar-benar bom, karena terlalu seringnya ancaman bom palsu. :)
Mereka akhirnya datang setelah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman tiba di lokasi kejadian. Padahal, paket bom untuk Ulil diterima resepsionis pukul 10.00 WIB. Temuan paket itu sudah dilaporkan ke polisi pukul 10.30 WIB. Tapi Gegana tak juga muncul sehingga polisi setempat membuka paket bom tanpa pengaman. Bom akhirnya meledak pukul 16.05 WIB.
Tapi setelah adanya kejadian ini, sepertinya Gegana bakal lebih tanggap terhadap ancaman sekecil apapun. :)

0 komentar:

Label's

Blog Archive

What's up doc?



Tebak Hari Lahir

When were you born?

Powered by Blogger.

Followers


 

Design by Blogger Buster | Distributed by Blogging Tips